Halaman

"life is always being a story..."

"yesterday, today and tomorrow..."
Tampilkan postingan dengan label Kamu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kamu. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Juni 2013

Untuk kamu

Dear kamu,
Tadinya aku pikir kita bisa kembali jadi kayak dulu lagi. Tapi 'dulu' itu terlalu jauh. Sekarang orang-orang berubah, kamu berubah, semua berubah, hanya perasaanku saja yang tetap sama.
Awalnya aku berpikir kalo itu gak adil, tapi kemudian aku sadar tentang hal ini:
"Aku yang tak pernah memperjuangkan perasaanku padamu, maka aku pun tak berhak berharap kamu akan datang kepadaku."
Aku sudah tertinggal terlalu jauh. Sibuk membenahi masa lalu saat yang lain merangkai masa depan.
Hidup ini dinamis. Semua hal akan berubah. Dan mungkin sudah takdirnya kita berakhir seperti ini. Mungkin memang takdirnya. Takdir sudah memberikan sinyalnya bahwa memang harus seperti ini sejak dulu, hanya aku terlalu menyangkal untuk mempercayainya. Dan sekarang, aku harus mulai menerimanya. Kemudian merangkai masa depanku sendiri.



Kamu,
Terimakasih.
:)









Don't be afraid to lose something that never meant to be.

Kamis, 09 Mei 2013

Kamu, yang kutemui di tengah perjalanan.

Hidup ini adalah sebuah perjalanan. Perjalanan yang kemudian akan menginisiasi pertemuan-pertemuan kita dengan orang-orang yang (kebetulan pernah/sedang/akan) melewati rute yang juga kita lewati.
Rute yang sama kadang membawa orang-orang pada tujuan yang berbeda. Seperti kita. Aku. Dan kamu.
Aku bertemu denganmu di tengah perjalananku. Di rute yang sama yang kamu lewati di perjalananmu. Tanpa pernah kita tahu, apakah tujuan yang hendak kita capai nanti sama ataukah berbeda.
Untuk sejenak, aku bahkan tak terpikirkan akan tujuanku. Bertemu kamu, aku pernah berharap itu tujuanku. Tanpa sadar aku lupa bahwa kamu juga punya tujuan (yang bahkan sampai sekarang aku tak tahu apa, tapi aku hampir yakin tujuanmu bukan aku).
Kamu. Teman seperjalanan, (yang mungkin) beda tujuan.
Terlalu menyenangkan bertemu kamu. Sampai aku hampir kehilangan tujuanku. Tapi kamu, tidak pernah kehilangan tujuanmu. Sampai pada saat kita berjalan pada jalan yang bercabang. Kamu akhirnya harus meneruskan perjalananmu di rute yang berbeda. Kita berpisah. Di sebuah persimpangan.
Kita memulai perjalanan dari tempat berbeda. Bertemu di suatu jalan yang sama yang harus dilewati. Berpisah di suatu persimpangan.
Sampai sekarang kita tidak tahu apakah tujuan kita sama. Ataukah berbeda?
Bila rute yang sama bisa membawa kita ke tujuan yang berbeda, maka rute yang berbeda mungkin akan membawa kita ke tujuan yang sama.


Dua orang yang satu perjalanan belum tentu satu arah. Dua orang yang satu arah belum tentu satu tujuan.